ZEVBERLINE Siap Luncurkan E-FIT, Aditif BBM untuk Tekan Biaya Operasional Industri dan Kurangi Emisi

Perusahaan energi nasional, PT Zevanna Berkah Line (ZEVBERLINE), tengah mempersiapkan peluncuran produk terbaru bernama E-FIT, sebuah aditif bahan bakar yang diklaim mampu meningkatkan efisiensi penggunaan BBM sekaligus membantu menjaga performa mesin industri. (Foto: Istimewa)
BOGOR – Perusahaan energi nasional, PT Zevanna Berkah Line (ZEVBERLINE), tengah mempersiapkan peluncuran produk terbaru bernama E-FIT, sebuah aditif bahan bakar yang diklaim mampu meningkatkan efisiensi penggunaan BBM sekaligus membantu menjaga performa mesin industri. Menariknya, persiapan peluncuran produk tersebut diawali dengan proses rekrutmen yang tidak biasa. 

Bersama perusahaan konsultasi dan pelatihan bisnis syariah SyaREA World, ZEVBERLINE menggelar seleksi content creator di Sentul, Bogor, Jawa Barat, awal Juni 2026.

Sekitar 30 peserta dari berbagai daerah mengikuti proses seleksi untuk menjadi bagian dari tim promosi E-FIT. Selain dituntut memiliki kemampuan komunikasi digital dan kreativitas dalam membuat konten, para peserta juga diwajibkan mampu membaca Al-Qur’an sebagai bagian dari nilai yang ingin dibangun perusahaan.

Suasana seleksi berlangsung kompetitif sekaligus sarat nilai spiritual. Selama satu hari penuh, para kandidat ditantang menghasilkan konten kreatif untuk memperkenalkan E-FIT kepada masyarakat dan pelaku industri.

Human Resources Manager ZEVBERLINE, Pevita Risma, mengatakan dari proses tersebut akhirnya dipilih dua content creator terbaik yang akan bergabung dalam tim promosi perusahaan.

“Melalui produk baru E-FIT ini, kami ingin menyampaikan bahwa selalu ada harapan dan solusi, bahkan di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan seperti sekarang. Kami ingin menghadirkan produk yang memberikan manfaat nyata bagi industri sekaligus membuka ruang kreativitas generasi muda untuk ikut bertumbuh bersama,” ujar Pevita dalam siaran persnya, Sabtu (13/6/2026).

Menurut Pevita, content creator yang terpilih saat ini bahkan telah diajak mengunjungi sejumlah lokasi operasional perusahaan di Balikpapan, Kalimantan Timur, untuk mulai memahami bisnis dan produk yang akan mereka promosikan.

Sementara itu, kandidat lain yang belum terpilih tidak serta-merta kehilangan kesempatan. Mereka akan masuk ke dalam basis data talenta milik SyaREA World yang dapat diakses oleh perusahaan-perusahaan anggota komunitas pada masa mendatang.

SyaREA World sendiri dikenal sebagai perusahaan konsultasi dan pelatihan bisnis syariah yang berdiri sejak 2012 serta menjadi penggagas komunitas Masyarakat Tanpa Riba (MTR).

E-FIT Diklaim Mampu Tingkatkan Efisiensi BBM Industri

E-FIT merupakan aditif bahan bakar berbentuk cair yang dikembangkan untuk membantu meningkatkan kualitas pembakaran pada mesin berbahan bakar diesel.

Perusahaan energi nasional, PT Zevanna Berkah Line (ZEVBERLINE), tengah mempersiapkan peluncuran produk terbaru bernama E-FIT, sebuah aditif bahan bakar yang diklaim mampu meningkatkan efisiensi penggunaan BBM sekaligus membantu menjaga performa mesin industri. (Foto: Istimewa)

Produk ini dirancang untuk menjawab kebutuhan sektor industri yang memiliki konsumsi bahan bakar tinggi, seperti pertambangan, perkebunan, pelayaran, logistik, hingga pengoperasian alat berat.

Dengan dosis penggunaan sekitar 2,5 mililiter untuk setiap satu liter bahan bakar, E-FIT menawarkan sejumlah manfaat, antara lain:

* Menghemat konsumsi bahan bakar;
* Membantu membersihkan saluran dan ruang pembakaran mesin;
* Mengurangi emisi gas buang;
* Memperpanjang usia pakai mesin;
* Mengurangi kandungan air dalam tangki bahan bakar;
* Meningkatkan kualitas pembakaran dan performa mesin.

Pengembangan produk tersebut berangkat dari pengalaman panjang ZEVBERLINE dalam bisnis distribusi bahan bakar industri. Tim riset dan pengembangan perusahaan mengidentifikasi berbagai persoalan yang kerap dihadapi pelanggan, mulai dari penumpukan residu di ruang bakar hingga tingginya biaya perawatan akibat pembakaran yang tidak optimal.

Pevita menjelaskan bahwa proses riset dan pengembangan E-FIT berlangsung selama kurang lebih satu tahun melalui berbagai pengujian lapangan dan analisis laboratorium sebelum memasuki tahap komersialisasi.

“Kami tidak sekadar ingin menghadirkan produk penghemat bahan bakar. Yang kami cari adalah solusi yang mampu membantu konsumen menekan biaya operasional sekaligus menjaga kesehatan mesin dalam jangka panjang,” kata Pevita.

Dukung Agenda Industri Berkelanjutan

Selain menawarkan manfaat ekonomi, E-FIT juga dikembangkan sejalan dengan tren global menuju praktik industri yang lebih ramah lingkungan.

Kemampuannya dalam meningkatkan efisiensi pembakaran dan membantu menurunkan emisi dinilai relevan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek efisiensi energi, produksi yang bertanggung jawab, serta pengurangan dampak lingkungan dari aktivitas industri.

Melalui inovasi tersebut, ZEVBERLINE berharap dapat berkontribusi terhadap upaya pengurangan emisi karbon sekaligus mendukung target Net Zero Carbon Emissions yang semakin menjadi perhatian dunia usaha.

Berawal dari Kegagalan, Kini Tumbuh Jadi Perusahaan Energi Syariah

Di balik perkembangan ZEVBERLINE saat ini, terdapat perjalanan panjang yang penuh tantangan.

Perusahaan yang berdiri pada 2018 tersebut lahir dari pengalaman pendirinya, Rio Suriyanto, yang sebelumnya berkarier sebagai karyawan perbankan sebelum terjun ke dunia usaha.

Perjalanan bisnis yang dijalani tidak selalu mulus. Berbagai tantangan mulai dari keterbatasan modal, kegagalan usaha, hingga beban utang akibat kerja sama bisnis yang tidak berjalan sesuai harapan pernah dihadapi.

Namun menurut Pevita, pengalaman tersebut justru menjadi fondasi lahirnya nilai dan arah perusahaan saat ini.

“Perjalanan perusahaan ini tidak dimulai dari kondisi yang ideal. Ada banyak proses pembelajaran, pengorbanan, dan penyesuaian yang harus dilalui. Namun justru dari pengalaman itulah lahir keyakinan bahwa bisnis dapat bertumbuh dengan cara yang sehat, berkelanjutan, dan tetap berpegang pada nilai-nilai yang diyakini,” ujar Pevita.

Berbekal pengalaman tersebut, ZEVBERLINE berkembang menjadi perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan BBM industri serta penyediaan barang dan jasa untuk sektor energi.

Sebagian dari kandidat wanita calon content creator ZEVBERLINE. (Foto: Istimewa)

Perusahaan melayani berbagai pelanggan dari sektor pertambangan, perkebunan kelapa sawit, pelayaran, logistik, hingga industri pendukung lainnya yang membutuhkan pasokan energi dalam skala besar.

Saat ini ZEVBERLINE telah terdaftar secara resmi sebagai Penyalur Badan Usaha Niaga BBM pada Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM dengan status Agen Industri.

Wilayah operasional perusahaan mencakup Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, hingga sejumlah kawasan di Sulawesi yang menjadi pusat aktivitas industri dan energi nasional.

Pevita menambahkan, pertumbuhan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir didorong oleh fokus pada kualitas layanan, ketepatan pasokan, serta pembangunan hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

“Di ZEVBERLINE kami meyakini bahwa pelanggan bukan sekadar pembeli. Mereka adalah mitra yang tumbuh bersama perusahaan. Karena itu, kepercayaan menjadi aset yang paling kami jaga dalam setiap kerja sama,” jelas Pevita.

Ke depan, perusahaan berkomitmen memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi energi industri sekaligus terus menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan melalui produk-produk berorientasi efisiensi dan keberlanjutan.

(Siaran Pers)